Perhatian ! "AnekaBisnis.net tidak pernah meminta imbalan atau meminta biaya administrasi untuk setiap informasi bisnis yang disampaikan disini. Apabila ada yang mengatasnamakan website AnekaBisnis.net untuk meminta imbalan bisa dipastikan itu adalah PENIPUAN Terima Kasih atas kunjungan anda ke website kami."

9 Langkah Membuka Usaha Kuliner Bagi Pemula

By On Sunday, September 9th, 2018 Categories : Aneka Bisnis, Tips

Bagaimanakah langkah mengawali usaha kuliner untuk Anda yang masih pemula?

Nyatanya tidak sesulit yang Anda pikirkan kok. Lewat artikel di bawah ini, mari belajar 9 langkah gampang mengawali usaha kuliner.

PLUS MINUSNYA USAHA KULINER

Dalam keadaan ekonomi yang tengah melemah belakangan ini, banyak usaha yang alami kemunduran, akan tetapi ada satu usaha yang selalu berkembang. Usaha apa itu? BISNIS KULINER.

Kenyataannya, tidak perduli berapa dikit uang yang didapat, sehari-hari kebanyakan orang memerlukan makan. Oleh karenanya, usaha yang satu ini belum pernah surut.

Usaha kuliner adalah satu tempat yang seringkali dipandang memberikan banyak keuntungan. Dengan modal yang relatif kecil, Anda dapat ambil untung sampai 100%.

Akan tetapi selain keunggulannya, pasti ada kekurangan dari usaha ini. Minusnya ialah beberapa orang bersama-sama membentuk bisnis makanan, dari mulai warung kaki lima, warung simpel, restoran cepat saji, restoran elegan dan lain-lain.

Pada akhirnya, pertarungan dalam usaha ini cukuplah tinggi.

Tentu saja hal seperti ini membuat banyak pelaku bisnis pemula ragu untuk mengawali satu usaha kuliner?

Akan tetapi janganlah cemas, sebetulnya tidak perduli apa pun type usaha Anda, semua akan gampang saat Anda tidak mudah menyerah serta selalu belajar.

Nah, supaya usaha kuliner Anda lebih lancar, baca 9 langkah mengawali usaha kuliner buat Anda yang masih tetap pemula dari Aneka Bisnis di bawah ini:

Bagaimana Langkah Mengawali Usaha Kuliner?

Tentu saja ada banyak panduan umum yang dapat diterapkan untuk tingkatkan keberhasilan usaha kuliner Anda di dalam pertarungan yang seru saat ini. Beberapa misalnya:

#1 Kenali Pasar Anda: Jual Nasi Goreng atau Jual Makanan Ciri khas Timur Tengah

Pasar adalah salah satunya segi terpenting dalam usaha. Segmentasi pasar sendiri ialah pekerjaan membagi satu pasar jadi kelompok-kelompok konsumen yang berlainan yang mempunyai keperluan, karakter, atau tingkah laku yang berlainan yang mungkin memerlukan produk atau bauran pemasaran yang berlainan.

Mengingat pentingnya segmen pasar dalam tiap-tiap usaha, tentu saja Anda juga butuh kenal serta memastikan pasar Anda sebelum mengawali usaha kuliner.

Menjadi contoh, mari lihat perbandingan tersebut:

  • Jika Anda pilih untuk jual nasi goreng, utamanya luas sekali pasarnya. Anda mesti pikirkan bagaimanakah cara supaya pasar dapat kenal nasi goreng Anda serta tahu apakah perbedaannya nasi goreng Anda dari nasi goreng yang lain. Dalam kata lainnya, pasarnya lebih luas.
  • Jika Anda pilih untuk jual makanan ciri khas Timur Tengah serta di jual di Indonesia. Anda mesti memastikan kurang lebih siapa orang yang menyukai makanan ciri khas Timur Tengah untuk memastikan segmen pasar, lalu pikirkan juga bagaimana mereka dapat tahu jika Anda mempunyai rumah makan ciri khas Timur Tengah. Dalam kata lainnya, pasarnya lebih segmented.

#2 Apakah yang Beda dari Usaha Kuliner Anda?

Anda tentu saja tahu tiap-tiap usaha mesti mempunyai aspek pembeda, dimaksud juga USP (Unique Selling Proposition). Bila tidak memilikinya, Anda akan tidak dapat bertahan dalam pertarungan.

Nah kurang lebih apa USP usaha Anda?

Coba tetapkan satu aspek pembeda yang unik serta sesuai dengan minat penduduk. Beberapa misalnya ialah seperti berikut:

  1. Berdiri semenjak tahun 1920
  2. Dibikin dari 11 rempah rahasia
  3. Mempunyai sambal 30 level
  4. Mempunyai ukuran bakso yang sangat besar
  5. Daging dari sapi kualitas nomer 1 di dunia
  6. Kokinya di-import langsung dari Timur Tengah
  7. Usaha kuliner saya sangat banyak stop kontak serta internetnya 100 Mbps

#3 Bagaimana Langkah Anda Melayani Konsumen Anda?

Apa tempat jadi aspek terpenting dalam usaha? Dapat iya serta dapat tidak.

Dulu tempat memang dapat disebut begitu terpenting karena tempat strategis bermakna banyak hilir mudik calon customer. Karena itu orang berlomba mencari tempat usaha yang strategis serta ramai.

Akan tetapi bersamaan perubahan tehnologi, sekarang tempat jadi tidaklah terlalu terpenting. Kenapa? Karena banyak sarana pesan antar serta ojek online yang siap menolong Anda.

Contohnya saja, sarana Go Food, Grab Food serta penyedia layanan antar makanan, karena itu konsumen tak perlu lagi repot berkendara ke rumah makan.

Nah, manakah langkah yang Anda pilih untuk melayani konsumen? Anda bebas pilih ingin jual tempat ataukah tidak. Bila Anda jual tempat, karena itu yakinkan:

  1. Tempat Anda tercatat di Google Business
  2. Tempat Anda gampang diakses
  3. Tempat Anda mempunyai tempat parkir yang memadai

#4 Langkah Bangun Rekanan dengan Konsumen Anda

Apakah itu konsumen atau pelanggan? Pada umumnya, pelanggan disimpulkan menjadi perorangan atau grup yang mencari pemenuhan kepentingan primer, sekunder, atau tertier lewat cara memakai produk atau layanan yang disiapkan oleh perorangan atau grup lainnya lewat pekerjaan transaksi jual-beli.

Tiada pelanggan, usaha Anda mustahil mendapatkan keberhasilan. Oleh karenanya, terpenting untuk bangun jalinan baik dengan dua arah.

Agar bisa bangun jalinan baik dengan customer, Anda mesti tahu cara-cara dalam bangun rekanan dengan konsumen Anda. Untuk memahaminya, mari lihat contoh-contoh berikut ini:

  1. Transactional: pesan, bayar, makan dan konsumen. Contoh: KFC.
  2. Self service: warung makan nasi ramesan, mengambil sendiri, lantas perlihatkan ke kasir, serta bayar sesudah tuntas makan. Contoh: warung nasi.
  3. Automated service: ambil makanan sendiri seperti beli makanan cepat saji di supermarket. Contoh: Indomaret.
  4. Communities: jual tempat, membuat orang lebih senang hang out serta main didalam rumah makan itu. Contoh: Upnormal serta Starbucks.

Nah, relasi seperti apakah yang akan Anda pilih untuk usaha kuliner Anda?

#5 Sumber Pemasukan

Waktu membuat usaha, tentu saja maksudnya ialah mencari keuntungan. Dalam kata lainnya, Anda mesti berencana keuangannya dengan baik.

Dalam berencana keuangan, Anda butuh tahu sumber pemasukan usaha kuliner itu. Apa Anda akan memercayakan produk menjadi sumber pemasukan? Atau iklan, komisi, dan lain-lain.

Contohnya saja waktu Anda jual fried chicken, Anda dapat membuat paket plus nasi serta minum di harga tambah murah. Nah, pertimbangkanlah dari karena itu Anda akan mendapatkan keuntungan.

Jangan pernah Anda mengutamakan harga yang murah akan tetapi tidak berhasil menutupi semua cost (pengeluaran) usaha kuliner Anda.

Contoh yang lain, ada pula kedai kopi di mana tidak cuma kopi yang di jual, akan tetapi juga camilan serta kue-kue.

Dengan jual camilan, mereka membidik penambahan pemasukan karena banyak customer yang terasa lapar waktu nongkrong di kedai kopi.

#6 Hal-Hal Terpenting, Seperti Perizinan

Tiap-tiap susunan usaha, mempunyai prosedur mengajukan izin upayanya. Ini ialah keharusan Anda menjadi pelaku bisnis agar bisa mengawali usaha legal di Indonesia.

Kenali dulu susunan usaha Anda, lantas kemukakan usaha serta bereskan semua prosedur perizinan upayanya.

#7 Kegiatan Bisnis

Panduan ke-7 yaitu tahu kegiatan usaha Anda, yakni kegiatan apa yang dibutuhkan untuk membuahkan produk atau service Anda. Tiap-tiap usaha tiada rencana aktivitasnya akan hilang arah, serta Anda dapat tersesat bila melakukan perbuatan demikian.

Berarti, Anda mesti tahu seperti apakah kegiatan usaha Anda nanti. Ingin tahu apa kegiatan usaha Anda? Dalam usaha umumnya kegiatan usaha dibedakan jadi 5, yaitu seperti berikut:

  1. Taktik (Strategic Management): Fokus pada proses penentuan arah organisasi, peningkatan kebijakan serta rencana untuk sampai tujuan, dan membagikan sumber daya untuk mengaplikasikan kebijakan serta berencana perolehan arah organisasi.
  2. Operasional (Operational Management): Kegiatan usaha yang fokus pada proses produksi barang serta layanan, dan pastikan operasi usaha berjalan dengan efisien serta efektif.
  3. Pemasaran (Marketing Management): Salah satunya pekerjaan pokok yang dikerjakan oleh perusahaan untuk menjaga keberlangsungan perusahaannya, berkembang, serta memperoleh laba.
  4. Keuangan (Financial Management): Pekerjaan rencana, penganggaran, kontrol, pengelolaan, pengendalian, penelusuran serta penyimpanan dana yang dipunyai oleh satu organisasi atau perusahaan.
  5. SDM (Human Resources Management): Manajemen SDM atau seringkali disingkat MSDM adalah kegiatan di mana Anda mengatur jalinan serta fungsi sumber daya (tenaga kerja) yang dipunyai oleh individu dengan efektif serta efisien dan bisa dipakai dengan optimal hingga terwujud arah (goal) bersamanya.

Sekarang Anda tinggal memastikan semua kegiatan usaha Anda merujuk pada contoh diatas.

#8 Mitra Utama

Dalam melakukan bisnis umumnya Anda akan terkait dengan vendor-vendor yang bisa menjadi mitra Anda. Misalnya saja, waktu membuat usaha kuliner, Anda akan terkait dengan vendor gas, vendor air minum, vendor bahan baku dan lain-lain.

Bila ingin usaha Anda lancar serta sukses, kuncinya ialah mencari vendor terunggul yang tawarkan produk dengan kualitas yang sebanding dengan harga nya.

Janganlah asal mencari murah, karena salah satunya aspek penentu usaha kuliner ialah dari perasaan serta mutunya.

Tidak perduli sebaik apa pun taktik pemasaran yang dikerjakan, akan tidak sukses bila kualitas produk yang di jual jelek. Konsumen cuma akan beli lebih dari sekali bila produk itu terkesan baik. Oleh karenanya, terpenting untuk mengawasi kualitas makanan dengan stabil.

Sia-sia jual dengan harga terjangkau serta nikmat bila bahan bakunya tidak fresh, ujung-ujungnya customer akan complain. Jadi, tetap pikirkan mitra utama usaha kuliner yang sudah terjamin serta terpercaya.

#9 Sumber Pengeluaran

Tidak hanya sumber pemasukan yang sudah dibicarakan pada point 5 barusan, Anda juga butuh memperhitungkan sumber pengeluaran. Umumnya taktik marketing juga berkaitan di tempat ini. Menjadi misalnya:

  • Ada resto yang memberi penawaran gratis refill minum, all you can drink. Berarti usaha itu telah mempertimbangkan untuk tidak untung dibagian minuman. Berarti dia mesti meningkatkan keuntungan dibagian makanan.
  • Ada resto yang memberi gratis refill nasi tiap-tiap pembelian makanan, all you can eat rice. Berarti dia telah siap terima kerugian dibagian nasi. Biasanya dia akan meningkatkan keuntungan dari sisi minuman atau menu utamanya.

Nah, selain itu banyak juga cost yang tercakup dalam satu usaha lho. Menjadi misalnya ialah:

  1. Cost operasional (semua cost yang di keluarkan oleh perusahaan untuk mendanai pekerjaan operasi perusahaan untuk sampai arah yang ingin diraih oleh perusahaan).
  2. Cost pemasaran (semua cost yang di keluarkan perusahaan untuk pasarkan atau mempromokan produk serta jasanya pada penduduk untuk menjaga atau tingkatkan laba).
    Cost penelitian menu, dan lain-lain.

Membuat Business Jenis Canvas

Jenis usaha adalah satu deskripsi dari usaha seperti apa kegiatan bisnisnya, nilai-nilainya, bagaimana rekanan konsumennya, dan lain-lain.

Jenis ini umumnya dituangkan untuk memvisualisasikan apakah inspirasi usaha yang berada di kepala Anda, hingga dapat digerakkan nantinya.

Karena ada banyak yang kebingungan dengan bagaimana membuat jenis usaha, karena itu nampaklah Business Jenis Canvas karya Alexander Osterwalder serta kawan-kawan.

Sebetulnya, penjabaran 9 point diatas ke arah pada penulisan Business Jenis Canvas ini, di mana barusan Anda telah memastikan sembilan blok yang menolong Anda merangkum inspirasi usaha jadi satu jenis usaha yang tambah lebih terstruktur. Mengenai Business Jenis Canvas ialah seperti berikut:

9 Tahap Membuat Model Bisnis Panduan - Perencana Keuangan Finansialku - Netizen Consultant

Secara singkat, Anda dapat membuat jenis usaha memakai Business Jenis Canvas diatas, lewat cara di bawah ini

  1. Tetapkan konsumen segment.
  2. Tetapkan produk, service atau value proposition.
  3. Bagaimanakah cara mengemukakan produk pada konsumen.
  4. Bagaimana rekanan yang akan dibuat pada konsumen serta usaha.
  5. Tetapkan darimana sumber penghasilan atau revenue streams.
  6. Tetapkan sumber daya yang diperlukan atau key resources.
  7. Tetapkan kegiatan utama dalam usaha atau key activities.
  8. Tetapkan siapa mitra utama yang dibutuhkan dalam usaha atau key partners.
  9. Paling akhir darimana saja sumber pengeluaran atau biaya structures.
9 Langkah Membuka Usaha Kuliner Bagi Pemula | admin | 4.5