8 Tips Sukses Untuk Memulai Bisnis Percetakan

Banyak orang ingin memiliki usahanya sendiri. Tetapi tidak sedikit yang masih kebingungan untuk menentukan jenis usaha yang ingin dibangun. Jika bisnis kuliner dan fashion telah begitu menjamur, mengapa Anda tidak mencoba untuk memulai usaha percetakan? Sekilas usaha ini membutuhkan modal besar. Tetapi nyatanya tidak demikian. Justru, keuntungan yang akan Anda dapatkan sangat menjanjikan.

Sama halnya dengan bisnis kuliner, bisnis percetakan juga memiliki berbagai bidang utama, seperti percetakan offset dan percetakan yang berfokus pada digital. Dengan semakin tingginya kebutuhan akan pembuatan kartu nama, baliho, spanduk, undangan, hingga banner untuk keperluan promosi, kini bisnis percetakan tidak sulit untuk ditemui.

Tips Sukses Untuk Memulai Bisnis Percetakan


Hal ini memberikan nilai lebih bagi calon konsumen, karena mereka dapat memilih jasa mana yang lebih berkualitas dan dengan harga yang terjangkau. Tetapi untuk Anda sebagai pemilik usaha, hal ini menjadi tantangan besar yang perlu ditaklukkan. Karena tanpa adanya strategi, bisa saja bisnis yang Anda jalani akan berakhir dengan gulung tikar. Disebabkan oleh ketidakmampuan untuk bergelut menghadapi ketatnya persaingan.

Perencanaan yang matang diperlukan untuk menuai kesuksesan dan meraup keuntungan. Tentu dengan meminimalkan biaya pengeluaran operasional. Sebenarnya untuk memulai suatu bisnis tidak pernah menjadi hal yang sulit. Tetapi ada hal yang membuat seorang calon pengusaha justru merasa kesulitan untuk memulai langkah awal. Yaitu niat dan kemauan.

Siapa pun tidak akan pernah menjadi sukses jika niat dan kemauannya masih tidak stabil. Berapa pun modal yang dimiliki, terlepas mampu atau tidak, yang paling utama ialah niat.

Jika Anda tertarik untuk memulai langkah awal dan merintis bisnis percetakan, berikut tips yang bisa Anda jadikan referensi:

8 Tips Sukses Memulai Bisnis Percetakan:


Baca Juga : 5 Peluang Bisnis Percetakan Yang Bisa Anda Coba


1. Dapatkan Informasi Sebanyak Mungkin

Jika Anda masih awam, maka tidak ada salahnya untuk mencari informasi sebanyak mungkin tentang bisnis ini. Hal ini akan membantu Anda untuk menentukan langkah awal dan untuk menyiapkan modal yang dibutuhkan.

Setelah Anda mengetahui berapa kisaran modal awal yang dibutuhkan, Anda dapat melanjutkan pencarian menuju ke hal-hal yang dibutuhkan. Termasuk peralatan yang berhubungan dengan usaha ini. Selain itu, jenis bisnis percetakan yang ingin digeluti. Apakah hanya berkisar pada percetakan ofset atau mengarah pada bisnis percetakan digital. Yang nantinya besar modal yang dibutuhkan dapat terkalkulasi lebih jelas.



Selain itu, Anda juga perlu mengetahui apa saja keahlian yang dibutuhkan untuk dapat menggeluti usaha ini. Jika Anda bukan orang yang bergerak di bidang percetakan, Anda dapat mengikuti kursus atau belajar langsung pada teman atau orang lain yang lebih memahami bidang keahlian ini. Tanpa adanya keahlian, bisnis yang Anda bangun tidak akan pernah mengalami kemajuan. Kecuali Anda bersedia mengeluarkan uang ekstra untuk langsung membayar orang.

2. Tanamkan Konsep Pesaing adalah Kawan

Banyak yang bergelut dalam bisnis percetakan menganggap vendor lain ialah pesaing. Padahal Anda memerlukan banyak ilmu langsung dari ahlinya. Jalinlah kerja sama yang baik dengan vendor yang telah berhasil menjalankan bisnis ini. Agar Anda memiliki gambaran yang lebih luas tentang percetakan. Pilihlah vendor yang benar-benar berkualitas dalam pekerjaannya.

Setidaknya Anda memiliki ilmu dasar percetakan dengan mengetahui jenis kertas, seperti ivory, HVS, CTS, dan jenis kertas lain yang biasa digunakan untuk proses cetak. Anda dapat bertanya langsung mengenai hal ini pada penjual kertas. Anda harus tahu bahwa kertas ialah bahan baku yang amat penting dalam proses percetakan. Semakin tinggi harga kertas, maka akan meningkat pula biaya cetaknya.

Sama halnya dengan vendor, pastikan Anda memilih pemasok kertas yang terpercaya dan tidak diragukan lagi kredibilitasnya. Dan pemasok juga harus dapat bekerja sama dalam jangka waktu yang lama. Oleh karena itu, tidak ada salahnya untuk berkeliling dan berbincang langsung dengan pemilik bisnis kertas ketika Anda ingin mencari supplier.

3. Memahami Proses Produksi Percetakan

Sedikit orang tahu, bahwa alasan mengapa sebuah bisnis pada akhirnya tidak mampu bersaing dan memilih untuk menutupnya. Karena mereka tidak mengetahui dengan pasti apa sebenarnya bisnis yang sedang coba dikerjakan. Begitu juga dengan bisnis percetakan. Anda perlu memahami bahwa membuat rincian modal bisnis percetakan bukan sebuah jawaban terbaik.



Pemilik bisnis juga diharuskan untuk mengetahui bagaimana sebenarnya proses produksi cetak berlangsung. Karena proses ini tidak bisa Anda hafalkan. Anda akan mengingatnya dengan cara sejauh mana Anda telah menguasai keahlian untuk mengoperasikan peralatan cetak nantinya. Hal ini memang tidak mudah. Tetapi Anda akan terbiasa karena sering melakukannya.

4. Membuat Rancangan Bisnis Percetakan

Kunci keberhasilan lain dalam bisnis selain niat dan keahlian yang mumpuni ialah adanya rancangan bisnis. Ini penting, karena bisnis yang Anda jalankan akan mengacu pada strategi yang sudah dibuat sebelumnya. Jika Anda kesulitan membuatnya karena prosesnya yang cukup sulit, lakukan dengan cara Anda sendiri, seperti misalnya membuat skema, peta, atau cabang pohon.

Tulis semua informasi yang Anda miliki. Mulai dari jumlah modal, biaya untuk berbelanja kebutuhan awal, biaya transportasi dan operasional, hingga biaya sampingan untuk membeli camilan. Sertakan juga perkiraan keuntungan harian, lama waktu yang dibutuhkan hingga modal kembali sepenuhnya (ROI). Selain itu juga strategi yang akan Anda jalankan, mulai dari promosi hingga inovasi yang dapat menjadi nilai jual yang lebih baik dari pesaing.

5. Promosikan Bisnis Percetakan Anda

Agar tidak membuang banyak biaya untuk promosi, Anda dapat memanfaatkan kecanggihan teknologi. Promosi memang menjadi salah satu bagian rancangan bisnis yang paling menghabiskan biaya modal.

Cara paling mudah untuk melakukan promosi bisnis ialah melalui media sosial. Sebagai generasi milenial, Anda tentu memiliki akun media sosial, seperti Facebook, Twitter, Instagram, hingga channel Youtube. Jika Anda tidak mau akun pribadi terganggu karena digunakan untuk promosi, Anda dapat membuat akun baru khusus untuk bisnis.

Promosi melalui media online ini juga ada cara tersendiri. Anda dapat menggunakan Facebook Ads atau Google Ads. Disinyalir keduanya mampu menciptakan calon pelanggan potensial baru tanpa perlu menghabiskan banyak waktu, tenaga, dan biaya. Buat konten yang menarik. Anda dapat belajar banyak mengenai konten marketing. Selain itu visual yang mengundang rasa penasaran dari calon pelanggan untuk mencari tahu lebih lanjut tentang bisnis Anda.

Selain memasang umpan dengan konten dan visual yang berkualitas, Anda dapat meningkatkan engagement dengan intens berinteraksi pada calon pelanggan. Dan penilaian pelanggan dapat membuat bisnis Anda melejit, atau sebaliknya, jatuh terpuruk.
Pelanggan biasanya membutuhkan respons cepat. Karena mereka membutuhkan solusi untuk setiap masalah. Dan menunggu selalu menjadi hal yang paling membosankan. Jadi, Anda jangan membuat mereka menunggu solusi terlalu lama. Karena ini dapat membuat mereka beralih pada pesaing.

Agar minat calon pelanggan makin tinggi, Anda dapat membuat kuis interaktif pada waktu-waktu tertentu dengan hadiah yang menarik. Pada pengamatan media sosial, kuis dengan hadiah masih menjadi tren yang membuat angka engagement melejit cukup pesat. Hadiah dapat berupa tiket nonton, voucher belanja, atau merchandise yang dapat digunakan kapan saja oleh konsumen. Cara ini dikenal dengan istilah promosi berjalan.

6. Jangan Menolak Pesanan

Jangan sampai usaha dan biaya yang telah Anda keluarkan untuk merintis usaha percetakan ini sia-sia karena Anda terlalu pilih-pilih dalam menerima pesanan. Sambil tetap berpromosi, Anda dapat mulai mengerjakan satu atau dua klien. Menolak pesanan hanya akan membuat Anda kehilangan kesempatan untuk menunjukkan nilai lebih yang dimiliki bisnis Anda.

Bagaimana jika Anda tidak terlalu paham mengenai percetakan? Hal ini tidak menjadi masalah. Tetap Anda terima pesanan yang datang. Anda dapat melemparnya kembali ke pihak ketiga dengan sistem bagi hasil. Hal utama ialah pesanan tersebut jadi sesuai dengan keinginan dan harga yang telah disepakati. Terlepas dari siapa yang akan mengerjakannya.

7. Pertahankan Kualitas Bisnis Percetakan yang Dibangun

Walaupun pesanan yang diterima kecil dan tidak mendatangkan angka keuntungan yang besar, Anda tidak boleh menyepelekan dan harus mengerjakannya semaksimal mungkin. Berapapun besarnya, kualitas tetap harus dijaga. Karena ini menunjukkan kredibilitas dan profesionalitas Anda sebagai pemilik usaha.



Pelanggan akan puas dengan hasil yang mereka dapatkan dengan tetap berpegang pada kualitas maksimal untuk setiap proyek yang Anda tangani. Mereka inilah yang berpotensi untuk menjadi pelanggan setia. Dan tanpa Anda sadari akan mendatangkan lebih banyak calon pelanggan potensial melalui promosi secara langsung kepada rekan kerja, tetangga, atau bahkan para investor.

8. Jangan Mudah Putus Asa Pada Bisnis Percetakan yang Dibangun

Tidak selamanya bisnis percetakan Anda berada di atas. Ada kalanya Anda akan mengalami hambatan atau kendala yang berujung pada kerugian. Ini merupakan resiko terbesar menjadi pengusaha. Anda harus siap untuk menghadapi keadaan terburuk yang bahkan tidak diketahui kapan datangnya. Bisnis Anda bisa saja sangat sukses, tetapi bisa juga mengalami kerugian besar yang berujung pada kebangkrutan di saat yang hampir bersamaan.

Inilah mengapa setiap pengusaha diharuskan untuk memiliki mental baja, pantang menyerah, dan tidak mudah putus asa. Ancaman kerugian dapat terjadi kapan saja. Maka dari itu Anda harus kuat menghadapinya agar dapat menentukan strategi yang menjadi pilihan agar Anda dapat segera menemukan solusi dan jalan keluar.

Jangan pernah takut gagal jika Anda memilih untuk menjadi pengusaha. Selalu ingat bahwa kegagalan tidak hanya terjadi pada setiap pemilik bisnis. Kegagalan juga dapat dialami oleh karyawan kantoran, hingga pelajar. Kuncinya ialah jangan mudah menyerah dan putus asa.

Itulah beberapa tips sukses untuk memulai bisnis percetakan yang bisa Anda jadikan referensi. Semoga Bermanfaat